Kerjasamaantar umat beragama sangat diperlukan. Karena kita diperintahkan untuk senantiasa hidup berdampingan dengan umat agama lain. Dan hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Dimana kita harus hidup saling membantu dan bekerja sama sekalipun dia umat non-muslim. Kerjasama umat beragama yaitu hubungan sesama umat beragama yang dilandasi dengan toleransi, saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai dalam kesetaraan pengamalan ajaran agamanya dan kerja sama dalam Budayagotong-royong dan turut serta mengulurkan bantuan dalam Islam diterapkan di banyak lini. Tak terkecuali dalam unsur aspek ekonomi syariah. Di mana kepedulian dalam perkara perekonomian juga ditonjolkan dengan berhati-hati dalam mengambil langkah ekonomi agar tak merugikan atau menzhalimi ekosistem dan masyarakatnya. Dan tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa lah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat." Tak ayal, perintah tolong-menolong dalam agama ini kerap direpresentasikan dalam aksi kepedulian. Sikapsaling peduli dan tolong menolong menjadi salah satu ciri khas dalam budaya Islam. Jalan untuk saling tolong menolong pun sangat banyak dalam Islam. Bukhari. Menolong sesama saudara merupakan hal yang dianjurkan. Barang siapa yang menolong saudaranya yang dalam kesusahan, niscaya Allah Swt. akan membalas dan menolongnya di hari ketika ia mendapat kesulitan. Dan dalam hadits lain disebutkan bahwa barang siapa yang menolong orang yang tidak mampu menunaikan hajatnya, niscaya Allah akan Lalubeliau memerintahkan umat Islam agar berpuasa untuk hari itu. Demikian dalam dua kitab Shahih; Bukhrai dan Muslim dan lainnya.[1] * Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dan selainnya didongengkan dari Aisyah ra. dan selainnya bahwa: Kaum Quraisy berpuasa di hari Asyûrâ' di masa Jahiliyah mereka. Dan rasulullah saw. juga berpuasa. . Banyak ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah yang mengaruskan kita untuk menjaga hubungan baik dan tali silaturahim dengan keluarga, kerabat, dan tentu sahabat kita. Salah satunya adalah hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari sahabat Anas bin Malik RA عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ أَوْ يُنْسَأَ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ Artinya, “Dari sahabat Anas bin Malik RA, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Siapa saja yang senang diluaskan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya, hendaklah ia menjaga hubungan baik dengan kerabatnya,’” HR Bukhari dan Muslim. Hadits ini jelas menyebutkan hikmah silaturahim kepada keluarga, kerabat, dan sahabat-sahabat. Hadits ini menyebut kelapangan rezeki dan penundaan ajal yang dimaknai ulama dengan keberkahan di dalam umur yang digunakan dalam taat kepada Allah sebagai hikmah silaturahim. Adapun silaturahim dapat dilakukan dengan berbagai bentuk dan cara. Silaturahim merupakan kebaikan yang dilakukan terhadap keluarga, kerabat, saudara, dan juga sahabat. Silaturahim dapat dilakukan melalui harta, tenaga, pikiran, waktu, atau semuanya sekaligus. Silaturahim dapat diwujudkan dengan bantuan melalui harta seperti filantropi, tenaga evakuasi saat bencana, pemenuhan kebutuhan kerabat, sekadar kunjungan, korespondensi, atau sekadar menyapa bertukar kabar satu sama lain. Silaturahim dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan tuntutan kondisi di lapangan. وَصِلَةُ الْقَرَابَةِ وَهِيَ فِعْلُكَ مَعَ قَرِيبِكَ مَا تُعَدُّ بِهِ وَاصِلًا مَأْمُورٌ بِهَا، وَتَحْصُلُ بِالْمَالِ وَقَضَاءِ الْحَوَائِجِ وَالزِّيَارَةِ وَالْمُكَاتَبَةِ وَالْمُرَاسَلَةِ بِالسَّلَامِ وَنَحْوِ ذَلِكَ Artinya, “Silaturahim dengan kerabat, yaitu segala rupa perilakumu terhadap kerabat yang dapat dianggap sebagai betuk silaturahim diperintahkan oleh syariat. Silaturahim dapat dilakukan dengan harta, pemenuhan kebutuhan, kunjungan, korespondensi, saling bertukar salam melalui surat-menyurat, dan sejenisnya,” As-Syarbini Al-Khatib, Al-Iqna fi Halli Alfazhi Abi Syuja, [Beirut, Darul Fikr 1995 M/1415 H], halaman 369. Kitab-kitab lainnya menyebut anjuran atau perintah silaturahim bukan dengan “ma’murun,” tetapi “tusannu.” Kedua kata ini mengandung pengertian yang berdekatan, yaitu disunnahkan atau dianjurkan. Dengan demikian jika disusun kalimat utuhnya adalah sebagai berikut, “Silaturahim disunnahkan/dianjurkan dengan harta, pemenuhan kebutuhan, kunjungan, korespondensi, saling bertukar salam melalui surat-menyurat, dan sejenisnya.” Pada prinsipnya silaturahim adalah segala bentuk simpati dan kasih saying terhadap keluarga, sanak saudara, kerabat, handai taulan, dan sahabat sekalian sebagaimana keterangan Ibnu Alan dalam Syarah Riyadhus Shalihin berikut ini قال العلماء حقيقة الصلة العطف والرحمة Artinya, “Ulama berkata, Hakikat silaturahim adalah sikap lemah lembut dan kasih sayang,’” Ibnu Alan As-Shiddiqi, Dalilul Falihin li Thuruqi Riyadhis Shalihin, [Kairo, Darul Hadits 2008 M], juz II, halaman 133-134. Dari keterangan ini kita dapat menarik simpulan bahwa silaturahim tidak memiliki bentuk tunggal dalam arti kunjungan dan pertemuan. Silaturahim dapat diekspresikan dalam berbagai bentuk cara sesuai dengan tingkat kemampuan, faktor kebutuhan, dan tuntuan kondisi di lapangan. Wallahu a’lam. Alhafiz Kurniawan Ilustrasi silaturahmi dalam Islam. Foto adalah salah satu amalan umat Muslim untuk menyambung tali persaudaraan. Silaturahmi dalam Islam bukan hanya sebuah tradisi melainkan sunnah sesuai ajaran nabi. Biasanya berkumpul dan bersama keluarga adalah pemandangan yang sering terlihat saat dapat dilakukan kapan saja, namun amalan ini menjadi salah satu agenda utama saat momen hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Saat Lebaran tiba, umat Muslim selalu berbondong-bondong untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyambung silaturahmi dengan keluarga dan sanak dan Anjuran SilaturahmiMenjalin silaturahmi antar sesama manusia sangat dianjurkan, karena merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat disukai Allah SWT. Banyak perintah dalam Alquran dan hadist yang menerangkan pentingnya silaturahmi dalam Islam. Untuk itu, wajib bagi kaum muslimin menjaga silaturahmi sebagai bentuk ketaatan kepada dalam buku Keajaiban Shalat, Sedekah dan Silaturahmi, oleh H. Amirulloh Syarbini, dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, seseorang yang menyambung silaturahmi termasuk dalam golongan orang beriman. Dalam hadist tersebut Rasulullah SAW bersabda“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi.” Bukhari & Muslim.Selain hadits di atas, Allah SWT juga menerangkan dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 1, bahwa orang yang menyambung silaturahmi termasuk golongan orang yang bertakwa. Alllah SWT berfirman“Hai sekalian manusia, bertakwalah kamu kepada Tuhan-Mu yang telah menciptakan kmau dari nafs yang satu Adam, dan darinya Allah menciptakan pasangannya Hawa, dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yag banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan menggunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. QS. An-Nisa1.Keutamaan Silaturahmi dalam IslamIlustrasi silaturahmi dalam Islam. Foto banyak keutamaan dalam menjalin silaturahmi. Dikutip dari buku Sapu Jagat Keberuntungan, oleh Ahmad Mudzakir, keutamaan silaturahmi adalah sebagai silaturahmi yang pertama adalah melapangkan rezeki. Ada kalanya seseorang mengalami kesulitan dalam mencari rezeki. Mudah bagi Allah memberikan rezeki bagi hambanya bahkan dari arah yang tidak menyampaikan dalam sebuah hadits, salah satu manfaat silaturahmi dalam Islam adalah melapangkan rezeki. Dalam hadist tersebut Rasulullah SAW bersabda.“Barangsiapa ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” Bukhari & Muslim.Setiap manusia tentu ingin diberikan umur yang panjang. Sebab, dengan panjangnya umur akan memperbanyak kesempatan untuk berbuat kebaikan. Manusia juga tempatnya salah dan lupa. Maka dari itu, dengan umur yang panjang akan memiliki kesempatan untuk bertaubat atas dosa-dosa yang telah Menghilangkan PerselisihanKeutamaan silaturahmi selanjutnya adalah menghilangkan perselisihan. Seringkali perselisihan antar saudara maupun kerabat terjadi, bisa karena perbedaan pilihan, prinsip atau bahkan masalah ekonomi. Meski demikian, Allah melarang untuk memutuskan hubungan tali satu bentuk hikmah silaturahmi dalam Islam adalah dapat menghilangkan perselisihan yang sedang terjadi. Dengan saling bertegur sapa, bukan tidak mungkin masalah dapat diselesaikan dengan rahmat Allah adalah bentuk usaha umat Muslim untuk mendapatkan tempat terbaik di yaummul akhir. Salah satu amalan yang paling mudah agar mendapat rahmat Allah adalah dengan menyambung tali Menjaukan diri dari ancaman nerakaKeutamaan silaturahmi berikutnya ialah dijauhkan dari neraka. Seorang Muslim yang menjalin kembali tali silaturahmi akan dijauhkan dari neraka. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut ini.“Tidak akan masuk surga orang yang suka memutuskan tali persaudaraan."HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Muhammad Jubair bin Muth’im Soal Materi Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun Mapel PAI kelas 6 SD. Dok. Sobat Guru Penyemangat, apakah saat ini kamu sedang ingin mencari latihan soal mata pelajaran Agama Islam kelas 6 SD bab Indahnya Saling Membantu?Jika iya, alhamdulillah ya, soalnya di sini Guru Penyemangat bakal menghadirkan kumpulan soal untuk menguji soal tentang materi Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun untuk siswa PAI Kelas 6 SD ini tersedia kunci disimak yaSoal PAI Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun Kelas 6 SDBerikut sajikan contoh soal materi Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun dalam bentuk pilihan ganda sekaligus Pilihan Ganda1. Dalam Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 2, Allah memerintahkan kepada kita untuk berperilaku tolong-menolong dalam…a. Kebaikanb. Kebajikanc. Kebajikan dan takwa2. Tolong-menolong dalam takwa artinya…a. Memerintahkan orang lain agar bertakwab. Memudahkan orang lain dalam melaksanakan perintah Allahc. Menasihati orang lain agar mau bertakwa3. Saat ujian, Alan meminta Dika untuk memberikannya contekan. Alasannya ternyata baik, yaitu agar Alan tidak dimarahi Ibunya karena mendapat nilai rendah di sekolah. Dika yang merasa kasihan pun langsung membantunya. Sikap Dika mencerminkan perilaku…a. Tolong-menolong dalam keburukanb. Tolong-menolong dalam kebaikanc. Tolong-menolong di sekolah4. Berikut yang bukan merupakan contoh perilaku hidup rukun di lingkungan keluarga yaitu…a. Berbagi makanan dengan adikb. Membebankan pekerjaan rumah kepada adik bungsu sajac. Membantu Ibu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga5. Walaupun niatnya baik, kegiatan tolong-menolong haruslah diikuti oleh….a. Perbuatan yang baik sajab. Perbuatan yang baik maupun burukc. Perbuatan buruk tidak apa-apa asalkan demi kebaikan6. Allah menciptakan manusia dengan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Hal tersebut tertuang dalam firman Allah…a. Surat Al-Maidah ayat 2b. Surat Al-Hujurat ayat 13c. Surat Al-Hujurat ayat 127. Sebelum melakukan suatu pekerjaan maupun perbuatan, kita seharusnya…a. Berniatb. Memikirkan akibatnya, apakah baik atau burukc. Mencatatnya di buku tulis8. Kebajikan adalah…a. Kebaikanb. Keburukanc. Segala sesuatu yang mengantarkan kita kepada kebaikan9. Allah SWT melarang kita untuk tolong-menolong dalam perbuatan dosa, karena perbuatan dosa itu…a. Merugikan kita di dunia dan di akhiratb. Tidak menghasilkan apa-apac. Merugikan kita di dunia saja10. Alan menghidupkan petasan di gang, padahal di gang tersebut selalu ramai dilalui masyarakat. Perilaku Alan tidak mencerminkan…a. Tolong-menolongb. Saling membantuc. Hidup rukun11. Kita meminta bantuan kepada teman, tapi ternyata teman menolak dan mengaku tidak bisa membantu. Sikap kita yang benar adalah…a. Memaklumi teman tersebut karena bisa jadi ia punya kesibukan lainb. Memohon untuk dibantu untuk sekali ini sajac. Memaksa teman untuk membantu kita12. Membicarakan kejelekan orang lain gara-gara ia tidak mau menolong kita adalah contoh perilaku…a. Hidup rukunb. Tolong-menolongc. Munafik13. Saling mengenal terhadap sesama manusia bisa dilakukan dengan cara…a. Bertamu ke rumah semua orangb. Menghapal nama-nama sukuc. Mempelajari keragaman suku dan budaya bangsa lalu mengamalkannya14. Allah tidak memandang seseorang dari rupanya, hartanya maupun jabatannya. Yang Allah lihat dari kita ialah…a. Jenis kelaminb. Kebaikan berperilakuc. Takwa dan keikhlasan15. Sepulang sekolah Toni melihat ada seseorang sedang mencari dompetnya yang terjatuh di dekat semak belukar. Toni pun segera membantunya. Setelah dompet ditemukan, Toni malah meminta upah karena sudah diberi pertolongan. Apa pendapatmu terhadap sikap Toni?a. Sikap Toni salah, karena ia tidak membantu dengan ikhlasb. Sikap Toni sudah benar karena mencari dompet itu cukup sulitc. Ke depannya, Toni sebaiknya tidak perlu menolong orang lain lagiBoleh Baca Soal PAT PAI Kelas 6 Beserta Kunci Jawaban Kurikulum 2013Soal Esai1. Apa tujuan Allah menjadikan manusia berbangsa dan bersuku-suku?2. Sebutkan dua contoh perilaku tolong-menolong yang dianjurkan dalam agama Islam!3. Surat Al-Maidah ayat 2 berisi anjuran untuk tolong-menolong dalam…4. Tolong-menolong harus dilandasi dengan hati yang…5. Silaturahmi dan tolong menolong sesama saudara muslim merupakan langkah…6. Apa arti penggalan QS. Al-Maidah/52 ini?وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ 7. Apa arti penggalan QS Al-Maidah/52 ini?وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ8. Sebutkan 3 contoh perbuatan dosa yang harus kita hindari di rumah!9. Sebutkan 3 contoh perbuatan baik yang harus kita lakukan di rumah!10. Dalam QS Al-Maidah/52 dijelaskan bahwa yang beriman tidak boleh mengganggu hewan kurban. Sebutkan 2 nama binatang yang digunakan untuk kurban di Indonesia!11. Apa yang dimaksud dengan perilaku hidup rukun?12. Perilaku seperti apa yang sebaiknya kita tunjukkan ketika berteman dengan teman yang berbeda bahasa?13. Tuliskan 3 contoh perilaku hidup rukun di sekolah!14. Di sekolah Andi sering mencela temannya yang berasal yang berbeda suku. Perilaku Andi bila dapat mengakibatkan…15. Tiga manfaat yang kita dapatkan bila menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat yaitu…Kunci Jawaban Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun PAI kelas 6Berikut tersajikan kunci jawaban soal materi Indahnya Saling Membantu dan Hidup Rukun dalam bentuk pilihan ganda sekaligus Jawaban Pilihan Ganda1. C2. B3. A4. B5. A6. C7. B8. C9. A10. C11. A12. C13. C14. C15. AKunci Jawaban Esai1. Tujuan Allah menjadikan manusia berbangsa dan bersuku-suku ialah agar manusia saling mengenal, saling memahami, dan saling menerima terhadap sesamanya sehingga tercipta hidup rukun dan Perilaku tolong-menolong yang dianjurkan dalam agama Islam ialah tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa. Misalnya menolong teman yang kesulitan dalam memahami materi pelajaran, menolong orang yang sedang kelaparan dengan memberikannya makanan, meminjamkan teman sarung atau mukena agar ia bisa mengerjakan sholat, dan lain Kebajikan dan takwa4. Tulus, ikhlas, serta hanya mengharapkan ridha Allah Mewujudkan ukhuwah islamiyyah atau mempererat tali persaudaraan sesama Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan Main game terus-menerus sampai lupa waktu, tidak membantu kedua orang tua di rumah, bermalas-malasan sepanjang Belajar giat, membantu pekerjaan kedua orang tua, membaca Al-Quran, bershalawat kepada Kambing dan Hidup rukun adalah perilaku hidup damai dan menerima keberadaan orang lain walaupun berbeda suku, agama, budaya, hingga Berbicara dengan lemah lembut, menggunakan bahasa yang bisa dipahami kedua belah Tidak mengolok-olok teman sekelas, mendengarkan pendapat teman saat berdiskusi, taat kepada Perselisihan dan Lingkungan masyarakat menjadi damai, tidak adanya perselisihan, terwujudnya ketentraman, dan lain sebagainya.***Nah, demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat tentang kumpulan soal PAI kelas 6 SD bab Indahnya Saling Membantu dan Hidup yang dilengkapi dengan kunci jawabannya di atas bisa Sobat jadikan bekal tambahan materi belajar agama Islam di sekolah maupun di bermanfaat Kita sebagai umat manusia dan juga makhluk sosial memang selalu dan pasti akan membutuhkan bantuan orang lain. Mengapa tidak? Karena kita hanya manusia biasa yang tidak dapat melakukan pekerjaan berat dan memikulnya sendirian. Oleh sebab itulah mengapa kita semua pasti membutuhkan bantuan orang lain baik kerabat dekat bahkan orang asing sekali pun. Karena kebaikan tersebut pasti akan mendapatkan feedback atau yang biasa anda ketahui adalah timbal balik dari tolong menolong. Yang dimana timbal balik tersebut bukan anda yang memintanya, bahkan timbal balik tersebut pasti akan anda dapatkan dengan sendirinya. Terlebih jika tujuan tolong menolong yang anda lakukan tersebut dengan rasa ikhlas tanpa pamrih atau mendapatkan imbalan. Hal tersebut maka tidak dapat dipungkiri juga bahwa timbal balik yang akan anda dapatkan tersebut berupa balasan kebaikan dari Allah SWT. Karena didalam ajaran islam seseorang yang Menolong orang lain tanpa mengharap balasan, sangat mulia lah orang tersebut dan bahkan dicintai oleh Allah SWT. Dan artikel kali ini akan mengupas tuntas hingga dari bidang apapun mengenai manfaat yang diberikan saat anda saling membantu sesama. Yang dimana anda ketahui sendiri, tidak hanya satuan atau puluhan manfaat bahkan terlebih seribu manfaat yang diberikan atau didapat saat anda menolong sesama umat manusia. Karena kita semua adalah saudara maka sebaiknya kita menolong saudara kita yang tengah kesulitan meskipun orang tersebut bukan saudara kandung di dalam keluarga. Berikut Inilah 5 Manfaat Tolong Menolong Yang Perlu Kamu Kupas Tuntas Dapat mempererat tali silaturahmi atau persaudaraan Menolong sesama memang kerap sekali menjadi acuan seseorang untuk menjadikan tali persaudaraan atau silaturahmi semakin terikat kuat. Manfaat dari tolong menolong yang pertama ini dapat dikatakan sangat besar bagi kehidupan anda maupun di lingkungan sosial. Dan perlu anda ketahui juga bahwa mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persaudaraan juga ada dalam anjuran agama kita yaitu islam. Yang dimana pasti anda ketahui bahwa agama islam atau tuhan kita semua sangat membenci dengan adanya perpecahan maupun putusnya tali silaturahmi baik antara teman maupun saudara sendiri. Dan yang dimana salah satu cara kita sebagai umat manusia agar silaturahmi tetap terjaga, sikap tolong menolong diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat atau kekeluargaan. Apalagi jika kita hidup didalam sebuah desa yang dimana pasti memiliki tetangga. Didalam kehidupan sosial atau bermasyarakat kita jangan pernah mencoba untuk memutus tali silaturahmi dengan tetangga anda. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan, tetangga lah yang akan menolong anda pertama kali jika ada kesulitan baik masalah besar maupun kecil. Misalnya seperti anda akan mengadakan hajatan atau salah satu keluarga anda ada yang meninggal. Para tetangga lah yang akan gerak cepat untuk menolong dan membantu dalam urusan tersebut. Pekerjaan terasa dan pasti akan lebih cepat selesai Manfaat tolong menolong yang kedua adalah dalam hal pekerjaan atau lainnya yang dimana sangat banyak dan memungkinkan untuk meminta bantuan. Hal ini biasanya banyak terjadi pada saat anda berada di lingkungan kerja. Yang dimana biasanya banyak pekerjaan yang tidak dapat di lakukan sendiri. Oleh sebab itu, sebagai manusia kita semua sepatutnya untuk menolong rekan kerja yang tengah kesulitan tersebut. Dimana manfaat tersebut bukan hanya didapat oleh seseorang yang di tolong saja. Melainkan anda yang menoolkngnya juga akan mendapatkan manfaat luar biasa. Yang dimana sesuai ajaran islam, manfaat terbesar yang dapat anda terima adalah sebuah pahala. Disini siapa sih yang tidak ingin mendapatkan pahala dari hal yang sederhana?. Karena perlu anda ketahui menolong seseorang yang tengah kesulitan tersebut merupakan masalah atau hal yang kecil tapi beribu manfaat. Jadi, tidak akan ada kata rugi pada saat anda menolong seseorang apalagi orang tersebut adalah rekan kerja. Didalam dunia kerja apabila salah satu pekerjaan teman anda tidak cepat selesai bukannya hal tersebut akan berpengaruh pada perusahaan. Dan anda juga yang nantinya akan mengalami keterlambatan misalnya dalam hal gaji maupun yang lainnya. Karena apabila anda sangat jarang menolong rekan kerja, jika mengalami kesulitan sendiri, juga akan kesulitan untuk dibantu oleh rekan kerja anda sendiri. Dapat menciptakan rasa atau pengalaman yang berbeda dari biasanya Mengapa saling tolong menolong dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi seseorang?. Perlu anda ketahui bahwa, memang benar adanya bahwa dengan anda menolong teman atau orang yang belum kenal sekalipun dapat memberikan pengalam baru. Yang dimana misalnya, didalam suatu lingkungan pekerjaan, anda hal yang anda lakukan didalam ruangan kerja tersebut berbeda dengan rekan sebelah. Pada saat bersamaan tersebut, rekan kerja anda mengalami kesulitan dan dituntut untuk selesai bahkan saat ini hampir jam pulang kerja. Maka sebaiknya anda menolong rekan kerja anda tersebut meskipun beda bidang agar cepat selesai. Dari hal tersebut telah memberikan pengalaman baru terhadap anda yang dimana sebelumnya belum pernah mengerjakan suatu pekerjaan yang dikerjaan rekan anda tersebut. Menjadi seseorang yang sangat mulia dimata manusia dan juga Allah SWT Perlu anda ketahui juga bahwa tolong menolong adalah suatu pekerjaan atau hal yang paling dan sangat disukai oleh allah SWT maupun sesama manusia. Oleh sebab itu tidak dapat dipungkiri, anda juga akan terlihat mulia dimata tuhan dan juga sesama manusia. Apalagi jika anda menolong seseorang bahkan tidak kenal sekalipun dengan tidak mengharap sebuah imbalan. Maka kemuliaan dan kebaikan tersebut akan sangat sia sia dan bahkan tuhan kita tidak menyukai seseorang yang menolong orang lain dengan mengharap sebuah imbalan. Jadi oleh sebab itu, maka didalam atau pada saag menolong orang lain kita juga perlu ikhlas pad saat membantunya. Yang dimana hal tersebut agar anda juga terlihat mulia tidak hanya dimata sesama manusia, melainkan juga dimata Allah SWT. Setiap urusan akan dipermudah oleh Allah SWT Manfaat menolong orang lain tidak dapat dipungkiri membawa keberkahan bagi setiap orang yang melakukannya. Yang dimana telah anda ketahui itu, bahwa saat anda menolong orang baik kerabat maupun orang asing sekali pun. Hal tersebut juga tidak dapat dipungkiri bahwa anda juga akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. Yang dimana bahkan segala urusan yang anda lakukan atau kerjakan tersebut oleh Allah SWT akan dipermudah. Alhasil, urusan yang anda kerjakan tersebut mendapat ridho atau keberkahan tersendiri. Dengan bersamaan juga rezeki dari pekerjaan yang anda kerjakan oleh Allah SWT akan diperlancar lagi. Bukannya hal tersebut lah yang di inginkan oleh semua umat manusia di muka bumi ini. Nah itulah Yang dimana misalnya juga kita harus tolong menolong anak yatim. Dimana menolong anak yatim piatu tersebut, ganjaran yang anda dapatkan semakin besar. Dan untuk teman teman semua sahabat yatim juga berhak menerima sedekah atau infaq apabila anda hendak ingin berbagi. Dan kemuliaan tersebut akan sangat besar dan baik di mata Allah SWT. Advertisements – Silaturahmi adalah wujud dari bentuk manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lainnya untuk saling berbagi, saling memperhatikan dan kasih sayang dengan sesama. Manusia satu dan lainnya dapat terikat dalam hubunan emosional, sosial, ekonomi dan lainnya. Karenanya Islam sangat memahami hal itu karena itulah silaturahmi harus terlaksana dengan adab yang baik. Lalu apa sih sebenarnya pengertian dari silaturahmi?Kita perlu memahami pengertian silaturahmi. Dalam kehidupan, silaturahmi merupakan salah satu amal shalih yang memiliki banyak keberkahan di dalamnya terhadap kita dan sesama manusia. Mereka yang menjalani silaturahmi dengan baik akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Ia juga akan diberkahi oleh Allah juga 6 Manfaat Penting dalam BersilaturahmiDengan demikian, sebagai orang mukmin, hendaknya kita melakukan silaturahmi dan tidak melalaikan. Sungguh baik dilakukan untuk meluangkan waktu demi melaksanakan amal shalih yang tak hanya memberikan pahala tetapi juga menjaga keharmonisan. Terlebih dengan dimudahkannya alat transportasi dan komunikasi di zaman ini, seharusnya kita bisa lebih baik lagi dalam mengamalkan merangkum, pengertian Silaturahmi sebaiknya mampu dipahami oleh seorang muslim. Kata Silaturahmi dibentuk dari kata Shilah dan Ar Rahim. Kata Shilah sendiri berasal dari kata wasalu yasilu wasl an wa silat an yang artinya adalah hubungan. Sementara Ar Rahim atau Rahim memiliki arti kerabat. Sementara di dalam Al Qur’an, kata al-arham ­bermakna rahim atau kerabat. Karena itulah ar rahim berarti hubungan itu, Abu Thayyib menjelaskan arti silaturahmi sebagai sebuah ungkapan untuk berbuat baik kepada kerabat yang memiliki hubungan nasab. Lalu menurut Imam an-Nawawi, silaturahmi dapat diartikan sebagai berbuat baik kepada kerabat. Bisa dengan bersilaturahmi dengan harta, bantuan, kunjungan, mengucapkan salam, dan QS An Nisa1 Allah SWT berfirmanا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًاArtinya Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi dapat tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya di sini sekarang juga!Adab SilaturahmiMaka dari itulah kita memerlukan adab dalam bersilaturahmi. Dalam kitab Mausu’atul Adab al-Islamiyah, menurut Syekh Abdul Azis bin Fathi as-Sayyid Nada, beliau merinci adab-adab silaturahmi yang sesuai dalam Al Qur’an dan Sunnah. Berikut adab-adab tersebut1. Niat baik dan ikhlasSebagaimana kita ketahui, Allah tidak akan menerima suatu amal kecuali kita melakukannya dengan ikhlas. Maka dari itu, wajiblah bagi siapapun untuk mengikhlaskan niat hanya kepada Allah SWT ketika menyambung tali silaturahmi. Janganlah sekalipun bersilaturahmi untuk riya’ dan Mengharapkan PahalaAllah SWT telah menjanjikan pahala bagi hamba-Nya yang bersilaturahmi. Maka dari itu, baik adanya apabila kita hanya mengharapkan pahala dalam bersilaturahmi kepada tamu Allah dengan temukan paketnya cuma di snippet="Iframe-Package"] 3. Memulai Silaturahmi dari yang TerdekatHal ini dimaksudkan adalah semakin dekat hubungan kekeluargaan atau kerabat atau Rahim, maka wajib untuk menyambungnya. Perkara ini cukup krusial untuk dapat diperhatikan bagi setiap Muslim dalam Mendahulukan Silaturahmi kepada Mereka yang Paling Bertakwa Kepada AllahKita harus bersilaturahmi terlebih dahulu kepada kerabat dan orang-orang yang kita yakini paling bertakwa kepada Allah SWT. Meski demikian, para Muslim pun dianjurkan untuk bersilaturahmi kepada kerabat yang kafir ataupun yang tidak soleh dengan tujuan mengajak kepada rencana untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan rencana Anda cuma di hanya hal itu, sebagai seorang mukmin kita juga dianjurkan untuk mempelajari nasab dan mencari kerabat yang jauh. Lalu tak berhenti menyambung silaturahmi meski kepada mereka yang memutusnya. Selanjutnya bisa dengan mulai bersedekah kepada kerabat yang membutuhkan, menahan gangguan terhadap kerabat yang kurang baik serta menumbuhkan rasa bahagia kepada pengertian silaturahmi dan adab-adab silaturahmi yang sepatutnya kita ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Aamiin. UKHUWAH ANTAR SESAMA MUSLIM DAN HAK-HAK MEREKASegala puji hanya milik Allah Azza wa Jalla , yang telah menjadikan kaum Muslimin bersaudara dan saling menyayangi, yang memerintahkan mereka agar saling tolong-menolong dalam kemaslahatan dunia dan agama. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilâh yang haq diibadahi kecuali Allah Azza wa Jalla , tiada sekutu bagi-Nya’ Dan aku bersaksi bahwa Muhammad n adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga keselamatan tercurahkan kepadanya, keluarganya, para shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari manusia, bertaqwalah kepada Allah Azza wa Jalla , ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla mewajibkan ukhuwah dan tolong menolong kepada sesama muslim dalam kemaslahatan dunia dan agama. Allah Azza wa Jallaاِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, sebab itu damaikanlah perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah Azza wa Jalla , supaya kamu mendapat rahmat. ” [al-Hujurât/ 4910]Nabi Shallallahu alaihi wa salllam bersabdaمَثَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِيْ تَوَدِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلَ الْجَسَدِالْوَاحِدِ ,إِذَااشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِوَالْحُمَّىPerumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah lembut di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota badan sakit, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur. [HR Muslim no. 4658]Apabila ini yang menjadi kewajiban kaum Muslimin, maka ukhuwah ini mewajibkan mereka saling memenuhi hak satu dengan lainnya. Di antara hak tersebut adalah 1. Mencintai karena Allah Azza wa tanpa membedakan nasab di antara mereka, juga tanpa egoisme yang membawa mereka kepada sifat tidak baik, akan tetapi karena Allah Azza wa Jalla semata-mata. Nabi Shallallahu alaihi wa salllam bersabdaلاَيُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ ِلأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِىTidak sempurna iman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.[HR Bukhari no. 12]Nabi Shallallahu alaihi wa salllam juga bersabda yang artinyaثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ، مَنْ كَانَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُـحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِـي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ، كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِـي النَّارِ.“Ada 3 hal, barang siapa yang berada padanya ia akan merasakan manisnya iman, pertama hendaklah Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya Shallallahu alaihi wa sallam lebih dia cintai dari pada selainnya; kedua dia mencintai seseorang semata-mata karena Allah Azza wa Jalla ; ketiga dia enggan untuk kembali kepada kekafiran setelah diselamatkan oleh Allah Azza wa Jalla sebagimana dia juga enggan untuk dilemparkan ke dalam api Neraka.”. [HR Bukhari no. 15]2. Mendamaikan ada perselisihan dan perpecahan di antara mereka, maka kewajiban seorang muslim adalah mendamaikannya. Allah Azza wa Jalla berfirman فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَصْلِحُوْا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖوَاَطِيْعُوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗٓ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَOleh sebab itu, bertakwalah kepada Allah Azza wa Jalla dan perbaikilah hubungan antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.“[Al-Anfal/8 1]Islâh maknanya adalah meluruskan masalah yang diperselisihkan dan mengembalikannya kepada kaum Muslimin serta memperbaiki kedua pihak yang Shallallahu alaihi wa salllam menganggap perbuatan mendamaikan kaum Muslimin sebagai sedekah, maka kewajiban mereka yaitu jika ada perselisihan atau perpecahan di antara mereka, hendaknya mereka damaikan dan luruskan perselisihan tersebut dengan adil, sehingga ukhuwah kembali terjalin di antara mereka. 3. Jujur dalam mereka bermuamalah dengan jujur, tidak berdusta, tidak berkhianat dan tidak menipu dalam jual beli. Hendaknya muamalah jual beli tersebut dilakukan atas dasar niat yang baik, tanpa menutupi aib yang ada pada barang yang dijual dan tanpa berbohong dalam harganya. Kejujuran adalah keselamatan. Nabi Shallallahu alaihi wa salllam bersabdaالْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَفْتَرِقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتِ الْبَرَكَةُ مِنْ بَيْعِهِمَا – رواه أبو داود“Apabila dua orang muslim bermuamalah jual beli, maka ada khiyar hak memilih bagi keduanya. Jika keduanya jujur dan berterus terang, maka keduanya akan mendapat barakah dari jual belinya, dan jika keduanya berdusta dan menyembunyikan, maka barakah akan dihilangkan dari jual belinya.”4. Mendoakan kebaikan kepadanya, mendoakannya dengan maghfirah, agar diberi kemaslahatan dunia dan agama. Allah Azza wa Jalla berfirmanوَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚDan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi dosa orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. [Muhammad/ 4719]Nabi Shallallahu alaihi wa salllam bersabdaحَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ – رَوَاهُ مُسْلِمٌ“ Hak muslim satu dengan lainnya ada enam, yaitu apabila engkau bertemu dengannya, berilah salam kepadanya; apabila dia mengundangmu, penuhilah udangannya; apabila dia meminta nasehat kepadamu, maka nasehatilah; apabila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillâh, maka doakanlah; apabila dia sakit, maka jenguklah; dan apabila dia meninggal, maka iringilah jenazahnya.”Pertama apabila seorang muslim bertemu dengan saudaranya, hendaknya dia mendahuluinya dengan salam. Memulai salam hukumnya sunah, sedangkan menjawab salam hukumnya wajib, sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla وَاِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِاَحْسَنَ مِنْهَآ اَوْ رُدُّوْهَاApabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu dengan yang serupa [an-Nisâ`/ 486]Hendaknya kaum Muslimin menyebarkan salam di antara mereka. Abdullah bin Salam mendengar Nabi Shallallahu alaihi wa salllam bersabda يَا أَيُّهَا النَّاسُ ، أَفْشُوْا السَّلَامَ ، وَأَطْعِمُوْا الطَّعَامَ ، وَصِلُوْا الْأَرْحَامَ ، وَصَلُّوْا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ ، تَدْخُلُوْا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ “ Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan orang miskin-red, sambunglah silaturahmi dan shalatlah pada malam hari ketika manusia dalam sedang tidur, engkau akan masuk surga dengan keselamatan.”Nabi Shallallahu alaihi wa salllam menggabungkan perintah mengucap salam dan memberi makan fakir miskin karena hal itu akan menumbuhkan rasa kecintaan antar kaum Muslimin dan menghilangkan Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa salllam وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ “ Apabila dia mengundangmu , maka penuhilah.” Maksudnya, apabila dia mengundangmu untuk walimah atau hadir dalam suatu resepsi, hendaknya engkau datang, kecuali apabila ada udzur syar`i yang menyebabkan berhalangan hadir atau memberatkanmu. . Akan tetapi jika pada walimah atau resepsi tersebut ada kemungkaran dan engkau mampu mengubah kemungkaran tersebut, maka engkau wajib datang dan mengubahnya. Akan tetapi jika tidak mampu mengubahnya, janganlah engkau menghadirinya. Kehadiranmu yang tidak bisa mengubah kemungkaran itu, merupakan tanda engkau setuju dengan hal Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa salllam وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ “ Apabila dia minta nasehat, maka nasehatilah.” Maksudnya, apabila dia meminta nasehat kepadamu dalam suatu perkara dan meminta pendapat kamu yang baik, maka hendaknya kamu bersungguh-sungguh menasehatinya, baik dalam hal yang dia sukai maupun Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa salllam وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ “ Apabila dia bersin dan memuji Allah Azza wa Jalla, doakanlah dia.” Bersin merupakan nikmat dari Allah Azza wa Jalla karena mengosongkan udara buruk yang ada di tubuh. Apabila dia bersin, ini merupakan nikmat Allah Azza wa Jalla yang perlu disyukuri. Sehingga apabila dia memuji Allah Azza wa Jalla , wajib bagi orang yang berada di sisinya untuk mendoakanya dengan mengucapkan “ Yarhamukallâh”. Kemudian orang yang bersin mengucapkan “ Yahdîkumullâh wa yushlih bâlakum.” Ini merupakan perilaku Muslimin yang baik, maka hukumnya wajib untuk menjawab orang yang bersin apabila dia memuji Allah Azza wa Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa salllam وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ “ Apabila dia sakit, maka jenguklah.” Menjenguk orang sakit mengandung kebaikan yang banyak, di antaranya bisa mengurangi beban orang yang sakit dan keluarganya. Mengunjunginya, duduk di sampingnya dan mendoakannya, maka akan membuat dia bahagia dan menguatkan rajâ`nya kepada Allah Azza wa Jalla . Di antara adab menjenguk orang sakit, pertama hendaknya secara berkala; jangan setiap hari karena hal itu akan memberatkannya, kecuali dia suka yang demikian. Kedua mendoakan kesembuhan baginya, memberi motivasi kepadanya agar segera sembuh, melapangkan bebannya, dan menghiburnya. Ketiga hendaknya jangan berlama-lama duduk di sampingnya agar tidak membebaninya, kecuali dia Sabda Nabi Shallallahu alaihi wa salllam وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ “ Apabila dia meninggal dunia, maka iringilah jenazahnya.” Hal itu karena ada doa, permohonan ampun kepadanya, menyenangkan wali dan kerabatnya dan ada unsur memuliakan kedudukan orang yang meninggal. Barang siapa yang menghadiri jenazah, menyalatkan dan mendoakannya, maka dia akan memperoleh pahala satu qirâth. Barang siapa menyalatkan dan mengiringinya sampai pemakaman, dia akan memperolah 2 qirâth. Ada yang bertanya “Wahai Rasulullah, apa itu dua qirâth?” Beliau menjawab “Seperti dua gunung yang besar.”Wahai hamba Allah Azza wa Jalla , bertaqwalah kepada Allah Azza wa Jalla dan jagalah hak-hak saudara kalian. Allah Azza wa Jalla berfirmanوَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah Azza wa Jalla , Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla amat berat siksa-Nya.” [al-Mâidah/ 52]Wahai hamba Allah Azza wa Jalla, bertaqwalah kepada Allah Azza wa Jalla, ketahuilah bahwa di antara hak-hak kaum Muslimin satu dengan lainnya adalah amar ma`ruf dan nahi munkar. Maka, apabila engkau melihat saudaramu berada dalam kemaksiatan dan penyelisihan kepada syariat atau lainnya engkau tidak boleh mendiamkannya. Akan tetapi engkau harus menasehatinya secara sembunyi-sembunyi antara engkau dan dia. Dan hendaknya engkau menunjukkannya pada kebaikan dan memperingatkannnya dari keburukan.. Hendaknya engkau perbaiki dengan cara yang baik, hingga dia bisa mengetahui bahwa kamu adalah saudaranya dan engkau sangat hamba Allah Azza wa Jalla , bertaqwalah kepada Allah Azza wa Jalla dan bersemangatlah dalam menunaikan hak-haknya sebagaimana engkau juga meminta agar hak engkau dipenuhi oleh al-Mimbariyah Ashimah hl, 191-198 oleh Dr Shalih bin Fauzan al-Fauzan[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun XIII/1430/2009M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]

silaturahmi dan tolong menolong sesama saudara muslim merupakan langkah